ISIS Rilis Video Pembantaian Sadis Di Hari Raya Idul Fitri

ISIS Rilis Video Pembantaian Sadis Di Hari Raya Idul Fitri

ONVSOFF.com – Militan ISIS merayakan Idul Fitri dengan merilis video pembantai sadis, video genosida yang mengerikan. Dalam rekaman video menunjukan tahanan ditangkap dan dieksekusi. Dipotongan video lain menunjukan pembom bunuh diri yang meledakan bangunan.

Dalam satu adegan yang mengerikan, para tahanan ditumpuk dibelakang truk, dimana mereka memegang satu sama lain, mereka terlihat ketakutan. Para tahanan ini kemudian dihalau ketanah lapang, tertelungkup ditanah, kemudian di tembak dengan sadis.

(baca: ISIS Bakar Gereja Tua Yang Berusia 1.800 Tahun Di Mosul)

ISIS Rilis Video Pembantaian Sadis Di Hari Raya Idul Fitri

Diberitakan DailyMail dalam satu kelompok, ada sekitar 50 tahanan. Mereka disuruh berbaris dengan tangan dibelakang kepala, kemudian mereka diinstruksikan untuk tidur telungkup kemudia dieksekusi. Kejadian ini diyakini terjadi di kampug halaman Saddam Hussein, Tikrit. (lihat video disini)

Para tahanan, diyakini Muslim Syiah. Hal ini disebut dalam deskripsi video sebagai rafidas, istilah menghina yang digunakan oleh beberapa Sunni untuk menggambarkan Syiah yang mereka percaya telah menolak otoritas Islam.

Dalam adegan lain, video terbaru ini menunjukkan ratusan orang duduk di tanah dengan tangan mereka terikat, menunggu untuk ditembak.

Tahanan lain yang ditampilkan dipukul dengan popor senapan dan sepatu sementara mereka berbaris dengan mata tertutup. Mereka memegang bahu pria di depan. Mereka diarahkan menuruni beberapa anak tangga ke dermaga kecil, berlumuran darah.

Satu per satu, mereka dibawa ke tepi dermaga, di mana mereka ditembak di kepala dengan pistol dan melemparkan tubuh mereka ke dalam air.

Video tercela ini segera dihapus oleh You Tube, meskipun kemudian kembali muncul melalui media sosial. Salah satu analis menyamakan kejadian ini dengan pembantaian Kamboja, di bawah komunis Khymer Rouge rezim pada 1970-an.

ISIS Rilis Video Pembantaian Sadis Di Hari Raya Idul Fitri

ISIS menjadi terkenal dengan memaksakan hukum Syariah yang ketat, eksekusi massal dan berkembang jumlah pejuang asing dalam jajarannya.

Pada akhir Juni, kelompok ini mengumumkan telah berubah nama menjadi Negara Islam dan telah membentuk kekhalifahan di Suriah dan Irak, di bawah kepemimpinan khalifah, Ibrahim Abu Bakr al-Baghdadi.

Banyak orang Kristen Irak telah melarikan diri dari kota Mosul sejak Isis datang dan merebut kota terbesar kedua Irak, menyusul ancaman eksekusi jika mereka tidak masuk Islam.

Isis telah membuat kemajuan yang cukup besar di utara-timur Suriah dan Irak, baru-baru ini merebut sebuah pangkalan militer strategis dekat kubu kota ISIS dari Raqqa.

Para ekstremis Sunni merayakan kemenangan mereka atas pembagian-17 dari tentara nasional Suriah dengan memenggal kepala banyak tahanan mereka dan memamerkan kepala yang terpisah mereka di sekitar Raqqa.

ISIS juga sempat berada ladang gas Al-Shaar di provinsi Homs, menewaskan sedikitnya 200 tentara tentara Suriah sebelum direbut kembali oleh pasukan kemarin Presiden Bashar al-Assad. (jmw-onvsoff)

Content Protection by DMCA.com