Sejumlah warga Kota Marawi melewati sebuah rumah yang diyakini sempat dikontrak Omarkhayam Maute – reuters

Polisi Filipina Tangkap Istri Petinggi ISIS Asal Bekasi

ONVSOFF.com – Minhati Madrais warga negara Indonesia yang ditangkap oleh kepolisian Filipina, merupakan istri dari Omarkhayam Maute salah seorang petinggi ISIS di Filipina.

Madrais berasal dari Kecamata Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat ini ditangkap saat polisi merazia rumahnya di rumahnya di Iligan City, Mindanao utara, pada Minggu (05/11) pagi waktu setempat.

Dilansir CNN Philippines, pihak kepolisian dalam razia tersebut menemukan sejumlah komponen bom, seseperti empat pin detonator, dua kabel detonator, dan jam khusus.

Selain Madrais, keenam anak buah perkawinan Madrais dengan Omarkhayam Maute juga ikut diamankan polisi untuk ditangani departeman ditangani departemen kesejahteraan sosial.

Leony Roy Ga, perwira kepolisian Iligan, mengatakan Madrais memiliki paspor Indonesia yang sudah kadaluarsa. Madrais dikatakan datang ke Filipina tahun 2012 lalu.

Omarkhayam Maute, salah satu pemimpin kelompok Maute yang bersumpah setia kepada ISIS, tewas dibunuh dalam operasi militer di Marawi pada 16 Oktober. Petinggi ISIS di Filipina lainnya, Isnilon Hapilon, tewas pada hari yang sama.

Bertemu di Mesir

Omarkhayam Maute bertemu dengan Minhati Madrais pada 2008 saat keduanya berstatus sebagai mahasiswa Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir.

Setelah menikah, keduanya sempat bermukim di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi selama dua tahun mulai 2010. Madrais diketahui merupakan putri pimpinan pondok pesantren Darul Amal di Babelan, KH Madrais Hajar.

Oleh mertuanya, Omarkhayam diminta menjadi guru di pondok pesantren Darul Amal. Namun, selang dua tahun kemudian, Omarkhayam mengajak istrinya ke Filipina.(bbc/jmw-onvsoff)

Content Protection by DMCA.com