Hendak Eksekusi Ayah Dan Anak, Militan ISIS Tewas Ditembak Sniper Dari Jarak 1.000 Meter

Hendak Eksekusi Ayah Dan Anak, Algojo ISIS Tewas Ditembak Sniper Dari Jarak 1.000 Meter

ONVSOFF.com – Penembak Jitu inggris berhasil menyelamatkan seorang anak dan ayahnya ketika hendak di eksekusi ISIS, dari jarak 1.ooo meter Sniper tersebut menembak jatuh Algojo ISIS, tembakan tepat mengenai kepala algojo tersebut, dan sang algojo ambruk seketika. Semua orang hanya bingung melihat kejadian tersebut.

Pasukan khusus pun membunuh dua rekan dari anggota ISIS lainnya, yang turut mengambil bagian dari eksekusi yang sangat dibenci orang tersebut.

Militan ISIS memutuskan membunuh anak dan ayah dari anak tersebut karena menolak untuk meninggalkan kepercayaan mereka, kedua orang tersebut di cap kafir oleh ISIS.

Hanya beberapa detik saja mereka mati, ketika sniper, sang pahlawan ikut campur tangan menghentikan pembunuhan barbar di gurun Suriah. Bapak dan anaknya tersebut merupakan minoritas Syiah yang di anggap sesat oleh ISIS.

Mereka diselamatkan dari eksekusi yang direncanakan oleh ISIS. Pasukan khusus Inggris yang datang ketempat tersebut menemukan serangkaian kekejaman ISIS, dimana badan terpisah dari kepala bergeletakan di gurun.

Sumber mengatakan operasi khusus penyelamatan dilakukan bulan lalu didekat perbatasan Turki dengan Suriah. Tim khusus mendapat laporan bahwa akan ada eksekusi di sebuah desa. Dimana warga sipil yang tak berdosa dipaksa menonton kekejaman mereka dibawah todongan senjata.

Berbicara kepada Daily Star salah satu sumber mengatakan ada beberapa badan yang sudah terpenggal bergeletakan ditanah.

“Melalui teropong tentara mengatakan melihat banyak orang yang ketakutan dan menangis”

Seorang pria beserta anaknya, di seret kedepan orang banyak dan dibuat berlutut.

“Seorang pria berjenggot, datang dan menarik pedang” namun sebelum pedang tersebut diayunkan ke kepala ayah dari anak tersebut, Sang algojo Ambruk dihantan peluru penembak jitu.

SAS penembak jitu, menggunakan senapan kaliber 50 dilengkapi dengan peredam, tewas algojo tepat pada waktunya.

Sumber tersebut mengatakan “ISIS yang hendak memenggal ayah ditembak tepat mengenai kepala dan jatuh”

“Semua orang hanya menatap bingung, Sniper Inggris kemudian mengirim dua anggota ISIS lainnya dengan tembakan tunggal. Jadi tiga peluru telah menghabisi tiga anggota ISIS.

“Seseorang dari kerumunan kemudian berlari dan membuka ikatan  tangan anak dan ayah tersebut dan kemudian membuka tutupan mata mereka”

Anggota ISIS lainnya hanya menatap tubuh rekan mereka yang ambruk dan kemudian berlari. Mereka terakhir terlihat menuju perbatasan Turki dengan sebuah truk pick-up. “Ini adalah pekerjaan yang baik.” (jmw-onvsoff)